apijiwa.id – Peringatan Paskah SMP Kristen Lentera Ambarawa, Kabupaten Semarang, tahun 2026 dikemas melalui kegiatan “Aksi Sosial Paskah”. Kegiatan ini digelar di Rumah Pelayanan Sosial (RPS) Lanjut Usia “Wening Wardoyo”, Ungaran, pada Rabu (15/04/2026).
Kepala SMP Kristen Lentera Ambarawa, Marsudi, S.Pd., S.Th., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mengajarkan para siswa untuk berbagi kasih secara nyata, sebagaimana yang telah dipelajari di sekolah.
“Kami mengajak anak-anak merayakan Paskah di RPS Wening Wardoyo agar mereka dapat melihat langsung penerapan kasih dalam kehidupan nyata. Salah satunya melalui pelayanan kepada lansia yang membutuhkan perhatian,” terang Marsudi usai kegiatan.
Ia menambahkan bahwa para siswa tidak merasa canggung saat berinteraksi dengan para lansia. “Justru terjadi komunikasi yang hangat, layaknya pelayanan yang mereka lakukan kepada kakek dan nenek di rumah masing-masing,” pungkasnya.
Hal senada disampaikan oleh Etik Puji Astuti, S.Kom., yang turut mendampingi para siswa dalam aksi sosial tersebut. Ia berharap melalui perayaan Paskah bersama ini, anak-anak mendapatkan pencerahan serta pesan kehidupan dari para lansia, baik terkait pendidikan, keluarga, maupun kehidupan bermasyarakat.

Mendengar petuah dari para penghuni panti, para siswa tampak antusias berinteraksi. Bahkan, tidak sedikit siswa yang merasa terharu saat mendengarkan pesan-pesan yang disampaikan.
“Kami sangat bersyukur bisa merayakan Paskah bersama para simbah. Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi kita semua. Selain itu, kehadiran anak-anak diharapkan dapat menjadi penghibur sekaligus ‘obat rindu’ bagi para simbah terhadap anak maupun cucu mereka,” ungkap Etik, guru SMPK Lentera Ambarawa. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak pengelola RPS Wening Wardoyo atas sambutan hangat yang diberikan.
Sementara itu, para penghuni Rumah Pelayanan Sosial (RPS) tersebut mengaku bangga dan bahagia atas kunjungan siswa-siswi SMPK Lentera Ambarawa. Kehadiran mereka menjadi ‘obat rindu’ yang sangat dinantikan bagi para lansia.
“Kami sangat senang bisa bertemu dan mengobrol dengan cucu-cucu ini. Kami juga rindu memuji Tuhan bersama-sama. Kehadiran mereka mengobati rasa kangen kami pada anak, cucu, bahkan cicit di rumah,” tutur Eyang Yohanita Maria alias Tutik (87), warga asal Mojokerto yang didampingi Eyang Debora (68) asal Magelang.
Eyang Tutik pun menitipkan pesan menyentuh bagi generasi muda. “Tetaplah hormati dan sayangi orang tua kalian, karena doa orang tua itu sangat luar biasa,” pesannya.
Rangkaian perayaan Paskah ini dipandu oleh Timotius dari Yayasan Getsemani Ungaran. Dalam renungan singkatnya, ia menekankan makna Paskah melalui refleksi kehidupan dan perjuangan orang tua dalam mendidik anak.
“Kami sangat mengapresiasi SMP Kristen Lentera Ambarawa karena menjadi sekolah pertama yang berkunjung dan merayakan Paskah bersama para lansia di RPS Wening Wardoyo ini. Semoga pesan-pesan dari para eyang dapat menjadi pegangan hidup bagi anak-anak di masa depan,” pungkas Timotius.














