Advertisement

apijiwa.id — Menjelang pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Semarang yang akan digelar pada 14 Desember 2026, jajaran Polsek Bandungan memastikan kesiapan pengamanan secara maksimal (all out) dengan dukungan penuh dari Polres Semarang. Di Kecamatan Bandungan sendiri, Pilkades serentak akan dilangsungkan di empat desa.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolsek Bandungan, Iptu Subedi, kepada awak media, Senin (26/10/2026).

“Di Kecamatan Bandungan ini hanya empat desa yang menggelar Pilkades. Dari jumlah tersebut, Desa Candi menjadi wilayah dengan bakal calon Kades terbanyak, yakni mencapai 10 orang. Sementara itu, desa lainnya memiliki 2 hingga 5 bakal calon. Meskipun demikian, pengamanan dari kepolisian tetap dilakukan secara merata dan sama di semua desa,” ujar Iptu Subedi.

Ia merinci, keunikan juga terjadi di Desa Jimbaran, di mana bakal calon yang maju merupakan pasangan suami istri. Sang suami merupakan calon petahana (incumbent), sementara istrinya menjadi penantang baru. Adapun di Desa Jetis, petahana juga kembali mencalonkan diri dan akan bersaing dengan satu orang bakal calon lainnya.

Khusus untuk Desa Candi yang memiliki 10 bakal calon, Iptu Subedi menjelaskan bahwa tahapan seleksi harus melalui ujian tertulis. Berdasarkan ketentuan undang-undang yang berlaku, ujian ini wajib diadakan untuk menyaring dan menetapkan 5 orang calon kepala desa resmi.

Menyikapi dinamika persaingan yang cukup ketat ini, Polsek Bandungan telah berkoordinasi secara intensif dengan berbagai pemangku kepentingan. Langkah preventif tersebut melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda setempat guna menjaga situasi tetap aman, damai, dan kondusif.

“Kami mengantisipasi potensi gesekan saat proses ujian penyaringan menjadi 5 bacakades nanti, agar para bakal calon tidak saling menjatuhkan. Kendati demikian, ranah seleksi tersebut berada di luar kewenangan kepolisian. Tugas pokok dan fungsi kami tetap berpegang pada komitmen melalui tagline baru, yakni ‘Polisi Bersama Masyarakat’,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, Polsek Bandungan tidak segan meningkatkan intensitas patroli wilayah serta berbaur langsung dengan masyarakat dalam berbagai situasi. Para Bhabinkamtibmas juga diinstruksikan untuk lebih mengoptimalkan fungsi preventif serta aktif menyampaikan imbauan kamtibmas kepada warga.

“Sekali lagi, kami tegaskan bahwa Polsek Bandungan siap melaksanakan tugas pengamanan dengan sebaik-baiknya sesuai arahan pimpinan, mulai dari tingkat Kapolres, Kapolda, hingga Kapolri. Harapannya, Pilkades di wilayah Kecamatan Bandungan dapat berjalan sesuai koridor dan aturan yang berlaku,” tambahnya.

Terkait potensi politik uang (money politics), pihak kepolisian sejak awal tahapan telah gencar memberikan imbauan kepada masyarakat. Warga dan para pemilih diminta untuk menggunakan hak pilihnya berdasarkan hati nurani, bukan karena bujukan materi.

“Apabila ada pihak yang coba-coba bermain politik uang dan tertangkap tangan oleh kepolisian, tentu akan kami proses hukum sesuai aturan yang berlaku. Namun, harapan kami para bakal calon tidak memulai praktik politik uang demi meraup suara,” pungkas Iptu Subedi.

Penulis: Heru SantosoEditor: Badiatul Muchlisin Asti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *