apijiwa.id — Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216, Kecamatan Cicendo menggelar acara bertajuk “Ngoyagkeun Cicendo: Ngahiji, Ngabakti, Ngabudaya, Solidarity in Harmony” di Taman Alun-Alun Cicendo, Jumat (25/9/2026).
Acara yang berlangsung dari pagi hingga sore ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Camat Cicendo, Eri Irianto. Eri hadir mewakili Camat Cicendo, Dra. Siti Romlah, yang berhalangan hadir karena menghadiri penyerahan penghargaan Media Sosial Terbaik untuk Kecamatan Cicendo.
Rangkaian acara diawali dengan Upacara Peringatan HJKB ke-216. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran struktural kelurahan dan kecamatan, anggota DPRD Kota Bandung Siti Marfuah, Danramil 1803 Andir Mayor Inf. Nurirfansyah, Kadispotdirga Lanud Husein Sastranegara Kol. Pas. Rudiyanto, Kapolsek Cicendo AKP Darno, pengurus RT/RW, serta masyarakat umum.
Ketua Panitia Acara, Dadang Saputra, menyampaikan rasa syukurnya atas terlaksananya kegiatan ini melalui dana swadaya serta bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari berbagai lembaga.
“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama dari seluruh Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) di Kecamatan Cicendo sehingga acara ini dapat terlaksana. Meskipun ada banyak suka duka dalam persiapannya, yang terpenting masyarakat Cicendo dapat merayakan HJKB ke-216 dengan penuh kebahagiaan,” ujar Dadang.
Ia juga mengajak masyarakat Cicendo untuk senantiasa bersyukur serta menegakkan kedisiplinan demi kemajuan Kecamatan Cicendo dan Kota Bandung secara keseluruhan.
Sementara itu, dalam pesan tertulis yang dibacakan oleh Sekretaris Camat, Camat Cicendo Dra. Siti Romlah mengingatkan masyarakat agar tidak melupakan jasa para pendiri dan tokoh yang telah berkontribusi bagi Kota Bandung. Ia juga berpesan kepada para aparatur kelurahan dan kecamatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, Camat Cicendo menekankan pentingnya kesadaran mengolah sampah mandiri. “Masyarakat Cicendo diharapkan sebisa mungkin memilah sampah dari rumah, terlebih dengan rencana penutupan TPA Sarimukti pada Oktober mendatang. Hal ini tetap penting meskipun di kecamatan kita sudah memiliki mesin pemotong dan pengolah sampah,” tegasnya.
Pameran UMKM hingga Layanan Publik
Acara ini berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai produk unggulan UMKM dari enam kelurahan, yaitu Kelurahan Arjuna, Pamoyonan, Pasirkaliki, Husein Sastranegara, Sukaraja, dan Pajajaran. Produk yang dipamerkan meliputi ragam kuliner hingga pakaian hasil kreasi Ibu-ibu PKK RW/Kelurahan serta UMKM binaan dinas terkait.
Tak hanya itu, kegiatan sosial juga menjadi bagian penting dari acara ini. Sebanyak 200 paket bantuan gizi disalurkan bagi ibu hamil yang membutuhkan serta balita terindikasi stunting.
Di sisi edukasi, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung UPTD Bandung Barat menggelar sosialisasi dan praktik langsung penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Pelatihan ini bertujuan agar masyarakat mampu melakukan penanganan dini saat terjadi kebakaran sebelum petugas tiba di lokasi.
Untuk pelayanan masyarakat, hadir arena Cicendo Expo yang melayani pembuatan dokumen administrasi kependudukan, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga pasar murah dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung yang menjual beras, minyak goreng, dan sembako. DKPP juga membuka stan penjualan hasil pertanian program Buruan Sae.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan Tari Jaipong, beragam kreasi seni, serta bintang tamu hiburan. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup pada sore hari dengan agenda senam bersama Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) yang diikuti sekitar 200 perwakilan warga dari enam kelurahan di Kecamatan Cicendo.













