apijiwa.id — Memperingati Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216, suasana meriah dan penuh warna tampak menyelimuti Kecamatan Andir pada (Sabtu, 26/9/2026). Dipusatkan di Jalan Elang, Kelurahan Garuda, kecamatan ini sukses menggelar gelaran akbar Kirab Budaya Pesona Nusantara Andir 2026 yang mengusung tema “Bersatu Dalam Budaya, Maju Untuk Andir”.
Sejak pagi, pawai ini sudah dipadati oleh sekitar 1.670 peserta dari enam kelurahan yang ada di Kecamatan Andir. Mengenakan ragam kostum tradisional dari berbagai pelosok Nusantara, mereka tampil memukau di sepanjang jalan. Kelurahan Ciroyom tercatat mengerahkan peserta terbanyak dengan 300 orang.
Kehangatan acara ini turut dihadiri oleh Walikota Bandung M. Farhan, anggota DPRD Kota Bandung Siti Marfuah dan Andri Gunawan—yang juga menjabat Ketua Karang Taruna Kota Bandung, Camat Andir Jon Heri, Wadanramil 1803 Andir Cicendo Kapten Eko Purnomo, Kapolsek Andir AKP Anggy Prasetiyo, Ketua KNPI Kecamatan Andir Marvelino, serta para lurah, jajaran staf, dan masyarakat umum.
Dalam sambutannya, Walikota Bandung M. Farhan menyampaikan apresiasi mendalam atas indahnya keberagaman di Kota Bandung yang selalu terbuka bagi siapa saja. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat persatuan dan toleransi. “Mari kita bergandengan tangan menjaga keutuhan dan keberagaman agar kota ini dikenal sebagai kota berbudaya, kota bertoleransi, dan kota yang penuh dengan keberagaman namun tetap dalam wadah kesatuan,” pesan Farhan sebelum secara resmi melepas arak-arakan.

Rute kirab sejauh kurang lebih 5 kilometer ini diberangkatkan dari Jalan Elang, menyusuri Jalan Elang Raya, Jalan Rajawali Barat, Jalan Rajawali Timur, Jalan Kelenteng, Jalan Jenderal Sudirman, dan kembali melalui Jalan Elang Raya menuju titik akhir. Perjalanan yang memakan waktu sekitar empat jam itu menyuguhkan pemandangan Bhinneka Tunggal Ika yang hidup di hadapan warga yang berjejer di sepanjang jalan.
Sebanyak 20 mobil hias turut memeriahkan suasana, menampilkan khazanah budaya mulai dari Sabang hingga Merauke. Tak ketinggalan, kreativitas warga juga dituangkan lewat replika ikon-ikon kebanggaan Kota Bandung, seperti Flyover Ciroyom, Badak Putih, Monumen Tegallega, hingga Pendopo Kota Bandung.
Ketua Panitia Acara, Ni Made Ratnadi, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar parade kostum, melainkan media untuk merayakan kekayaan budaya dan mengasah kreativitas warga Andir. “Indonesia dibangun dengan keberagaman. Berbeda budaya dan keyakinan, tapi tetap bersatu dalam pembangunan. Terima kasih kepada Bapak Walikota, Camat, dan seluruh pihak yang telah mendukung. Bandung akan tetap indah dengan toleransi dan kebersamaan kita,” tegasnya.
Aksi Sosial dan Layanan Warga
Kemeriahan HJKB ke-216 di Andir tak hanya berhenti pada pawai budaya. Sehari sebelumnya, Jumat (25/9/2026), aksi donor darah telah sukses digelar di aula Kantor Kelurahan Garuda dengan menjaring 50 pendonor. Menurut Humas Acara, Rizal Maulana, kegiatan sosial ini merupakan bentuk kepedulian nyata kepada masyarakat yang membutuhkan.
Selain itu, warga yang hadir juga dimanjakan dengan berbagai fasilitas pendukung seperti stan layanan administrasi kependudukan dari Disdukcapil serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang diinisiasi oleh Puskesmas Babatan.
Camat Andir, Jon Heri, menuturkan bahwa pemilihan tema Kirab Budaya Pesona Nusantara sangat merefleksikan identitas Andir sebagai miniatur Indonesia. “Di sini kita ingin menunjukkan bahwa Kecamatan Andir tidak didominasi oleh satu suku atau agama saja. Yang kita lihat justru keberagaman yang harmonis, dan ini harus terus kita jaga sampai kapanpun,” ujarnya.
Jon Heri juga mengajak seluruh warga untuk ikut serta merawat kota, tidak hanya lewat gotong royong, tetapi juga hal-hal sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya demi Bandung yang lebih maju, indah, dan bersih.
Sebagai pelengkap kemeriahan akhir pekan, acara ini juga dimeriahkan oleh Bazar UMKM yang melibatkan 30 stan dari enam kelurahan. Penampilan tarian Jaipong, senam Zumba, aksi live performance dari Iting selama satu jam, serta kehadiran siniar Halo Bandung turut menambah semarak suasana dari pagi hingga sore hari.
Sebagai penutup rangkaian acara yang meriah ini, diumumkan pula para pemenang dari ajang Kirab Budaya Pesona Nusantara Andir 2026. Gelar Penampilan Terbaik (Best Performance) sukses diraih oleh RW 11 Kelurahan Dungus Cariang, sementara predikat Kostum Terbaik (Best Costume) jatuh kepada Kelurahan Maleber. Tak ketinggalan, trofi untuk Kendaraan Hias Terbaik (Best Float Design) berhasil disabet oleh Kelurahan Ciroyom, sekaligus menutup perayaan hari jadi kota dengan penuh suka cita.













