Advertisement

apijiwa.id – Keluarga Insan Tahajud Call Indonesia menyelenggarakan MABIT (Malam Bina Iman dan Takwa) yang dirangkai dengan kegiatan bakti sosial. Kegiatan dilaksanakan di pelosok Cianjur Selatan pada Sabtu-Minggu, (17-18/1/2026) di Kompleks Saung Cahaya YBM PLN Desa Gelarpawitan, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Bertindak sebagai pemateri kegiatan Tim MDA (Majelis Darul Akhirat).

Kegiatan merupakan kolaborasi antara Keluarga Insan Tahajud Call Indonesia, Relawan Desa Cahaya YBM PLN, dan DKM Nurul Falah. Kegiatan dilaksanakan sejak Sabtu siang hingga Minggu pagi. Jemaah Tahajud Call yang hadir sebanyak 17 orang.

“Semua sengaja datang dari Kota Bandung dan memilih tempat ini agar acara berjalan dengan baik dan penuh makna,” ujar Ustaz Wawan Hermawan, relawan Desa Cahaya YBM PLN Pelosok Cianjur Selatan

Acara bakti sosial dalam bentuk pemberian santunan berupa uang tunai sebesar Rp 50.000 dan paket bingkisan senilai Rp 15.000,- kepada anak-anak yang nampak sangat senang dan bahagia.

“Dari program santunan ini berharap semoga bagi para donatur, relawan, dan semua pihak yang terlibat di dalamnya, menjadi wasilah di akhirat kelak Allah kumpulkan di surga bersama Rasulullah Saw,” tambah Ustaz Wawan.

Selain kepada anak-anak, santunan juga diberikan kepada keluarga duafa dan jompo berupa paket sembako senilai Rp 75.000/paket. “Perjalanan ini, bagi para relawan, seakan menjadi madrasah terbaik dalam belajar sabar, ikhlas, dan syukur, sebagaimana sabar, ikhlas, dan syukurnya para duafa yang mereka kunjungi,” katanya.

Digelar juga acara Bazar Sembako Murah sebanyak 200 paket yang dijual hanya Rp 10.000,-  dan pakaian murah sejak harga Rp 5.000 per potong hingga Rp 5.000 per 4 potong. Setelah itu, dilanjutkan acara pengajian dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustaz Taufik Hidayat dari Majelis Darul Akhirat (MDA) Bandung dengan tema “Hijah dari Dunia ke Pemilik Dunia”.

Salat Subuh Berjemaah dan Jalan Santai

Puncak acara MABIT, peserta melaksanakan salat Tahajud berjemaah dengan imam Ustaz Gito Heryanto. Menjelang azan subuh, salat Tahajud diakhiri dengan salat witir, kemudian peserta pindah ke masjid untuk melaksanakan salat Subuh berjemaah. Dilanjut zikir pagi yang dipimpin Ustaz Yayan Aminudin dan kajian oleh Ustaz Gito Haryanto.

Jalan pagi menikmati indahnya alam perdesaan sembari berbagi. (Deffy Ruspiyandy)

Pagi harinya, peserta melakukan kegiatan jalan santai menuju area sungai di sekitar jembatan Cahaya Brilian sembari berbagi ke sejumlah rumah duafa yang dilewati. Sesampai di sungai, relawan menikmati suasana sungai dengan airnya yang tenang, jernih, dikelilingi pemandangan indah dan semilir angin yang menyejukkan. Mereka pun asyik bermain air dan berenang, menikmati segarnya aliran sungai yang jernih alami tanpa polusi.

“Jalan pagi yang cukup panjang sekitar 2,6 KM PP, tidak membuat relawan kelelahan. Sebaliknya malah ada di antara yang bergumam, kapan ya bisa main lagi ke sini? Masyaallah tabarakallah, semoga Allah takdirkan kembali bisa menikmati dan mensyukuri berbagai karunia nikmat indahnya alam pedesaan,” ungkap Ustaz Wawan Hermawan.

Sebelum peserta meninggalkan Saung Cahaya, terlebih dahulu mereka menikmati rihlah di sepanjang perjalanan pulang, di antaranya wisata ke Pantai Karang Potong Sindang Barang, menikmati indahnya Curug Ceret Naringgul, dan berbagai keindahan alam lainnya.

“Terima kasih sahabat keluarga insan Tahajud Call Indonesia yang telah Allah takdirkan menjadi pejuang ukhuwah, pejuang dakwah dan sosial kemanusiaan di desa pelosok Cianjur Selatan dengan berbagai tantangan yang mampu dilaluinya,” kata Ustaz Wawan.

Facebook Comments Box

Penulis: Deffy RuspiyandyEditor: Badiatul Muchlisin Asti

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.