Advertisement

apijiwa.id – Prodi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) STAI Daarut Tauhid Bandung menyelenggarakan Short Movie Fest 2026: Suara di Balik Lensa pada Selasa (3/2/2026). Bertempat di Bandung Creative Hub, festival ini menampilkan deretan film pendek karya mahasiswa yang merupakan hasil proyek dari mata kuliah Teori dan Praktek Sinematografi.

Sri Rastita Praniti, selaku Sekretaris Prodi KPI sekaligus inisiator acara, menjelaskan bahwa setiap film yang diputar memiliki durasi 25 hingga 30 menit dengan tema yang bervariasi, mulai dari isu keluarga hingga dilema generation sandwich. Sri menekankan bahwa seluruh karya tersebut mengandung pesan moral yang bermakna bagi penonton.

Ia menambahkan bahwa proses kreatif ini bermula dari pemahaman teori di awal semester yang kemudian diimplementasikan menjadi proyek film selama tiga bulan. Penilaian karya tidak hanya didasarkan pada standar akademik, tetapi juga melibatkan apresiasi audiens. Tamu undangan dan dosen memberikan suara langsung di lokasi, sementara mahasiswa lainnya dapat memberikan apresiasi setelah film diunggah ke kanal YouTube.

Inisiatif acara ini berakar dari keinginan akademisi yang memiliki latar belakang di dunia film dan event organizer untuk terus mendorong kreativitas mahasiswa. Sri Rastita Praniti menjelaskan bahwa tujuannya adalah agar mahasiswa mendapatkan wawasan nyata di luar ruang kelas melalui proyek karya orisinal.

Berfoto bersama usai penyelenggaraan Short Movie Fest 2026: Suara di Balik Lensa. (Deffy Ruspiyandy)

“Saya ingin di mata kuliah ini mahasiswa tidak hanya mendapatkan input dari aktivitas di dalam kelas saja, karena mahasiswa akan lebih banyak mendapatkan insight ketika beraktivitas di luar kelas dengan berkarya di proyek ini,” jelasnya.

Sri juga memuji antusiasme luar biasa dari para mahasiswa semester 7. Meski sedang disibukkan dengan persiapan skripsi dan sidang proposal bulan ini, mereka tetap mampu menyelesaikan proyek film dengan kualitas yang baik.

Ia berharap pengalaman ini menjadi bekal bagi para calon lulusan untuk terus berkarya di bidang apa pun, sekaligus memotivasi mahasiswa semester bawah untuk mengadakan kegiatan serupa yang lebih besar dan meraih lagi di masa mendatang.

Sementara itu, Maulana Ansori, mahasiswa semester 7 Prodi KPI STAI Daarut Tauhid Bandung, mengungkapkan bahwa meskipun mereka sedang fokus mengejar target penyusunan proposal skripsi, hal itu tidak menyurutkan semangat tim untuk menuntaskan proyek film ini.

Menurutnya, seluruh tim berkomitmen memberikan upaya terbaik agar karya mereka bisa selesai tepat waktu dan layak tayang.

Mengenai proses kreatif, Maulana menjelaskan bahwa ide cerita disusun dengan mempertimbangkan kondisi anggota kelompok yang mayoritas bekerja sebagai karyawan di berbagai unit sekolah dan lembaga yayasan. Pemilihan tema film pun disesuaikan dengan realitas kehidupan para aktor agar proses syuting di waktu luang dapat berjalan lebih efisien dan relevan.

“Setelah itu, baru kami menentukan temanya yang relevan dengan kehidupan aktor di kehidupan nyatanya. Kemudian syuting di waktu luang mereka hingga selesai,” tegasnya.

Maulana menyatakan kepuasan mendalam atas hasil kerja keras timnya. Mengingat proses produksinya yang tidak mudah, ia tetap mensyukuri segala kekurangan yang ada sebagai bagian dari perjuangan. Ia menilai festival ini sebagai agenda yang sangat positif dan layak dipertahankan, terutama karena diselenggarakan di lokasi yang sangat representatif.

Bagi Maulana, acara ini penuh dengan pengalaman tak terduga. Banyak mahasiswa yang harus mendadak berperan sebagai sutradara, aktor, penulis naskah, hingga juru kamera. Meski menantang, hal tersebut justru memberikan ilmu baru dan kenangan berkesan yang tidak terlupakan bagi para mahasiswa.

“Sebuah pengalaman berharga bagi kami. Selain itu jadi kenangan mengesankan yang tak terlupakan bagi kami. Intinya harus lebih banyak belajar dan banyak ilmu yang didapatkan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis: Deffy RuspiyandyEditor: Badiatul Muchlisin Asti

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.