Advertisement

apijiwa.id — Lapangan Upacara SMK Negeri 1 Bawen mendadak bergemuruh penuh semangat pada Kamis (17/09/2026). Sebanyak 753 siswa Kelas X secara resmi dikukuhkan sebagai Taruna melalui agenda tahunan bertajuk “Parade – Pengukuhan Taruna Kelas X SMKN 1 Bawen” yang berlangsung meriah sejak pukul 08.00 hingga 11.30 WIB.

Mengusung tema “Disiplin Menguatkan, Prestasi Membanggakan”, acara ini dibuka dengan aksi memukau dari para siswa Kelas X. Mereka menampilkan berbagai kebolehan mulai dari kreasi Beladiri Militer, Toya, Kesamaptaan, Halang Rintang, Kuda Lumping, hingga penampilan drumband yang memukau tamu undangan dan orang tua siswa.

Momentum spesial ini juga diwarnai dengan suasana haru dan bangga tatkala sejumlah alumni SMKN 1 Bawen berpamitan kepada kepala sekolah, guru, orang tua, serta adik-adik kelasnya. Mereka bersiap untuk segera bertolak ke Jepang guna memulai karier profesional di luar negeri.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Heru Muh. Yasin, mengungkapkan bahwa hingga tahun 2026 ini, SMKN 1 Bawen telah sukses memberangkatkan total 72 alumni untuk bekerja di Jepang.

“Para alumni ini mohon izin dan doa restu agar perjalanan serta pekerjaan mereka di Jepang nanti berjalan lancar. Selain Jepang, SMKN 1 Bawen juga menerima tawaran kerja sama dari Turki dan Korea, khususnya dari pihak Turki yang meminta tenaga profesional di bidang pariwisata,” terang Heru.

Kepala SMKN 1 Bawen, Dr. Farida Fatmalatif, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam kepada ratusan orang tua siswa yang hadir. Kehadiran mereka dinilai sebagai wujud nyata sinergi yang kuat antara pihak sekolah dan keluarga dalam mendidik anak-anak.

Dalam sambutannya, Farida berpesan agar para orang tua senantiasa membimbing buah hati mereka agar tumbuh menjadi generasi yang bermartabat dan bermanfaat bagi sesama.

“Anak-anak ini hanya butuh dibimbing. Dari bimbingan itulah mereka siap menjadi pribadi yang bermartabat dan bermanfaat dalam arti yang seluas-luasnya,” ujar Farida.

Ia juga menambahkan bahwa di saat Taruna Kelas X mengikuti pengukuhan, siswa Kelas XI dan XII tetap aktif belajar melalui program KOK (Kreativitas, Inovatif, dan Kewirausahaan). Terbukti, dalam acara tersebut para siswa menjajakan berbagai makanan siap saji sebagai bentuk praktik langsung dunia wirausaha.

Sebagai penutup sambutannya, Farida memberikan pesan jenaka sekaligus menohok kepada para siswa dan orang tua; “Janganlah cepat-cepat mendapatkan ijabsah (menikah) sebelum mendapatkan ijazah. Tolong anak-anakku benar-benar diperhatikan, dan kepada para orang tua, jangan sekali-kali mengejar anak untuk cepat-cepat menikah. Ijazah dulu yang harus menjadi target utama.”

Pesan Inspiratif dari Wakil Bupati Semarang

Acara pengukuhan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Semarang, Dr. Hj. Nur Arifah, S.Ag., M.Si., Forkopincam Bawen, Lurah Bawen, komite sekolah, kepala SMP/SMK se-Kabupaten Semarang, serta Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Bawen.

Dalam arahannya, Wabup Nur Arifah menekankan bahwa sekolah kejuruan tidak sekadar membekali siswa dengan teori dan nilai akademik, melainkan membentuk keterampilan, mental, etos kerja, dan kedisiplinan.

“Proses latihan, kebersamaan, hingga rasa lelah yang kalian lalui selama ini adalah pembentuk karakter. Ini bekal utama agar kalian siap bertanggung jawab terhadap tugas, kerja sama, menghadapi tekanan, serta menghargai orang lain di dunia kerja nantinya,” pesan Nur Arifah.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, dan almamater. Menurutnya, di dunia kerja profesional, seseorang tidak hanya dinilai dari selembar ijazah atau keterampilan semata, melainkan dari sikap dan perilaku sehari-hari.

Suasana semakin semarak ketika Wakil Bupati Semarang memberikan kejutan interaktif di sela-sela acara. Ia melemparkan pertanyaan ringan kepada para taruna: “Siapa anak-anak yang rumahnya paling jauh?”

Seketika, lima siswa langsung maju berebut menjawab. Jawaban terjauh diraih oleh siswa asal Temanggung, sementara jarak terdekat berasal dari Ngrawan, Bawen. Kelima siswa tersebut langsung mendapatkan apresiasi berupa uang saku tunai yang diberikan langsung oleh Wakil Bupati Semarang, menutup rangkaian acara dengan penuh suka cita.

Facebook Comments Box

Penulis: Heru SantosoEditor: Badiatul Muchlisin Asti

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.