Advertisement

apijiwa.id – Air bersih merupakan kebutuhan utama masyarakat. Karenanya, di kawasan Kabupaten Cianjur Selatan, Jawa Barat, dilaksanakan program Pipanisasi Pelosok Negeri oleh relawan Desa Cahaya YBM PLN Cianjur Selatan yang bersinergi dengan Yayasan Sahabat Muslim Surakarta dan relawan lintas komunitas.

Dana program diperoleh dari YBM PLN UID Jabar, Yayasan Sahabat Muslim Surakarta, Yayasan Riyadussunnah Indonesia, serta donatur perorangan melalui berbagai lembaga dan relawan lintas komunitas.

Program pipanisasi pelosok negeri bertujuan membantu meringankan kesulitan warga dalam memenuhi kebutuhan air bersih di permukiman-permukiman darurat air bersih, khususnya di desa pelosok yang belum tersentuh bantuan, baik dari pemerintah maupun lembaga sosial.

“Kondisi permukiman dengan mayoritas penduduk sebagai petani dan buruh, dengan tingkat ekonomi rendah, menjadi salah satu faktor ketidakmampuan mereka membangun fasilitas air bersih secara mandiri,” ungkap Ustaz Wawan Hermawan, relawan Khidmat Pelosok Negeri yang juga aktivis dakwah, sosial, dan kemanusiaan, kepada apijiwa.id.

Menurut Ustaz Wawan, selama ini masyarakat di sana hidup di tengah keterbatasan fasilitas air bersih. Ketika musim hujan, mereka menampung air hujan sebagai sumber air bersih. Sedang di musim kemarau, mereka harus mencari sumber air bersih ke luar permukiman dengan jarak puluhan hingga ratusan kilometer.

Kesulitasn Air Bersih Saat Kemarau

Saat kegiatan assesment melalui pertemuan dengan warga calon penerima manfaat, para tokoh, dan didampingi aparat pemerintah, di antara informasi yang diperoleh, di musim kemarau para warga dipimpin ketua RT berangkat dan mengatur antrian untuk mendapatkan air bersih dari sumber di luar permukiman mereka.

“Selain itu, kami juga memastikan sumber air yang memungkinkan bisa dipipanisasi ke permukiman tersebut dengan kondisi aman,” tambahnya.

Menurut Ustaz Wawan, ada tiga faktor yang menjadi kriteria keamanan sumber air yang bisa dipipanisasi, yaitu tidak kering saat terjadi kemarau panjang, dan tidak ada sengketa, baik dari sumber airnya maupun pada sepanjang lintasan jalur pipa.

Tim pelaksana program Pipanisasi Pelosok Negeri berfoto bersama.

Hingga kini, wilayah yang telah mendapatkan pipanisasi adalah Kecamatan Cidaun, Cianjur Selatan, Desa Gelarpawitan, terdiri dari pipanisasi 1.500 meter lingkungan Saung Cahaya. 1000 meter ke permukiman warga kampung Mekarsaluyu dengan penerima manfaat sebanyak 45 KK; Kampung Cisarakan 250 meter 60 KK; Kampung Pamoyanan 250 meter 110 KK; Kampung Bojong Dengkeng 250 meter 35 KK; Kampung Tanjungsari, Cipicung, Parakandatar, dan Cimutan 3600 meter 120 KK; dan Desa Cibuluh, Kampung padasuka, 923 meter 57 KK dan 50 santri.

Program Tanpa Batas

Masih menurut Ustaz Wawan, program pipanisasi pelosok negeri tidak terbatas ruang dan waktu, dalam arti di mana pun ada potensi pemukiman darurat air bersih yang membutuhkan bantuan, di sanalah program pipanisasi air bersih dihadirkan.

Saat ini, target program bantuan pipanisasi air bersih bukan hanya di Cianjur Selatan, tetapi juga di Garut Selatan, bahkan di tempat lain, termasuk di lokasi pascabencana seperti di Sumatera, Gunung Semeru, Banjarnegara, dan daerah lainnya.

“Saat ini kami sedang memfokuskan bantuan pipanisasi air bersih di wilayah Cianjur Selatan karena dipandang layak diprioritaskan. Selain kondisi darurat air bersih, juga lokasi lebih dekat dari Saung Cahaya yang merupakan basecamp pergerakan sosial kemanusiaan yang kami jalankan,” jelas Ustaz Wawan.

Menurutnya, kendala utama dalam program pipanisasi pelosok negeri yang dijalankannya adalah belum adanya donatur tetap. Sehingga untuk bisa merealisasikan satu titik program pipanisasi air bersih saja, membutuhkan effort khusus yang tidak mudah, yang menyebabkan program pipanisasi acap tidak bisa terlaksana sesuai waktu yang ditargetkan.

Target Donatur Tetap

Targetnya ke depan bukan hanya mengajak donatur besar, namun juga mengajak sebanyak-banyaknya donatur kecil dengan cara menghimpun donasi melalui 3M, yaitu mulai dari diri sendiri, mulai dari yang mudah, dan mulai dari sekarang.

“Kami senantiasa open donasi agar bisa mewujudkan program-program pipanisasi,” ajaknya.

Saung Cahaya YBM PLN yang menjadi basecamp dalam menjalankan berbagai kegiatan dakwah, sosial, dan kemanusiaan di pelosok Cianjur Selatan.

Hasil dari program pipanisasi, menurut Ustaz Wawan, berhasil mengalirkan air bersih ke permukiman yang sebelumnya darurat air bersih, dengan debit air yang cukup memadai. Diakuinya, hal ini merupakan pencapaian yang membanggakan dan membahagiakan bagi para relawan dan warga penerima manfaat.

“Keberhasilan ini sudah kami capai di berbagai titik pipanisasi yang kami bangun di beberapa lokasi sebagaimana yang telah kami sampaikan,” ungkapnya.

Lebih jauh, Ustaz Wawan memaparkan, kegiatan kerelawanan yang ia lakukan, dimulai sejak tahun 2009, yang di antaranya bermitra dengan Daarut Tauhid (DT) Peduli (dulu bernama DPU atau Dompet Peduli Umat Daarut Tauhid) dengan berbagai kegiatan di bidang pendidikan, dakwah, sosial, dan kemanusiaan.

Untuk Program pipanisasi air bersih dimulai dari program pembangunan sumur bor sejak tahun 2020 di Garut Selatan, yang terus berlanjut dengan berbagai program pengadaan fasilitas air bersih untuk pesantren, masjid, madrasah, dan permukiman warga, di antaranya di wilayah Garut Selatan, Cianjur Selatan, dan berbagai tempat lainnya, bahkan sampai ke Timur Tengah dengan ikut berdonasi melalui lembaga seperti DT Peduli.

Banyak Warga yang Terbantu

Terkait pandangan warga atas program ini, secara umum mayoritas warga merasa terbantu dengan hadirnya program pipanisasi air bersih. Mereka senang, bahkan tidak sedikit yang meneteskan air mata bahagia, seakan mimpi di alam nyata di saat air bersih mengalir deras ke permukiman mereka.

Target tahun 2026, ia berharap Allah karuniakan kesempatan hadirnya banyak donatur, agar bisa membantu lebih banyak lagi umat yang Allah uji dengan kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih, khususnya bagi warga yang berada di pelosok desa.

“Semoga harapan kami semua dikabul oleh Allah Swt,” pungkasnya berharap.

Saat ini, total pipa yang dibutuhkan sepanjang 6.000 meter dengan rincian: Pipa 2 Inc sepanjang 2.800 meter dan pipa 1 Inc 3.200 meter.

Bagi siapa pun yang diberi kelebihan harta dan ingin membantu menyukseskan program Pipanisasi Pelosok Negeri, donasi bisa disalurkan melalui rekening BRI 416501007905536 atau BSI 7216040947 atas nama Wawan Hermawan. Informasi dan konfirmasi: 085220687779 (Wawan Hermawan/Relawan Desa Cahaya Cianjur Selatan).

Facebook Comments Box

Penulis: Deffy RuspiyandyEditor: Badiatul Muchlisin Asti

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.