apijiwa.id — Pengurus Daerah (PD) Pemuda PERSIS Kota Cimahi melalui Bidang Sosial menggelar aksi penyaluran bantuan air bersih gratis sejak Kamis (9/10/2026). Aksi sosial ini menargetkan sembilan titik lokasi di Kota Cimahi dengan total bantuan mencapai 54.000 liter atau setara sembilan tangki air.
Ketua PD Pemuda PERSIS Kota Cimahi, M. Arif Aziz, menyampaikan bahwa penyaluran air bersih dilakukan secara bertahap. Tahap pertama telah terlaksana pada Kamis, 9 Oktober 2026, mulai pukul 16.30 WIB di wilayah RW 07 Jl. Mukodar Dalam, Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan.
“Sementara tahap kedua dilaksanakan pada Minggu, 11 Oktober 2026, pukul 16.30–19.00 WIB di RW 07 Kelurahan Setiamanah, Kecamatan Cimahi Tengah. Selanjutnya, penyaluran akan menyasar tujuh titik lokasi lainnya,” tutur Arif kepada apijiwaid.
Arif menjelaskan, aksi sosial ini dilatarbelakangi oleh musim kemarau panjang yang menyebabkan surutnya sumber air dan memicu krisis air bersih bagi warga Kota Cimahi.
“Air merupakan kebutuhan dasar untuk minum, memasak, dan sanitasi harian. Melihat kondisi tersebut, kami merasa terpanggil untuk turun tangan meringankan beban masyarakat,” tambahnya.
Program bantuan ini terealisasi berkat kolaborasi antara PD Pemuda PERSIS Kota Cimahi, Koperasi Abimata Madya Motekar, Yayasan Akyash Insan Madani, serta didukung kas internal organisasi. Dalam pelaksanaannya, PD Pemuda PERSIS juga bermitra dengan Pimpinan Cabang (PC) Pemuda PERSIS di tingkat kecamatan dan aparat pemerintah setempat guna mempermudah pemetaan lokasi serta menjaga kelancaran distribusi.
Guna memastikan pemerataan, setiap kepala keluarga (KK) mendapatkan jatah sekitar 60 hingga 120 liter air bersih.
Antusiasme dan respons positif pun ditunjukkan oleh masyarakat setempat. “Warga menyambut kedatangan armada air bersih dengan penuh rasa syukur dan gembira. Bantuan ini benar-benar menjawab kebutuhan mendesak mereka di tengah krisis air,” ungkap Arif.
Selama krisis air bersih masih melanda dan kebutuhan warga belum terpenuhi, PD Pemuda PERSIS berkomitmen untuk terus mengupayakan bantuan lanjutan secara optimal. “Warga masih sangat membutuhkan karena hujan baru turun secara parsial dan belum merata,” imbuhnya.
Melalui aksi ini, Arif berharap langkah kecil yang mereka lakukan dapat memantik kepedulian publik yang lebih luas.
“Pesan kami sederhana, kami berharap kegiatan ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga, tetapi juga memicu rasa kepedulian dan semangat gotong royong dari berbagai pihak. Semakin banyak pihak yang terlibat, semakin cepat saudara-saudara kita yang membutuhkan dapat terbantu,” pungkasnya.












