apijiwa.id – Bandung selalu identik dengan tempatnya yang indah, mojangnya yang geulis, dan juga kulinernya yang menggugah rasa. Tak heran, banyak orang yang ingin mengunjungi Kota Kembang ini saking penasarannya.
Selain tentu karena nilai historis, kota yang dijuluki Paris van Java ini selalu menyimpan kenangan indah yang membuat pengunjungnya tak bosan hingga ingin kembali mengunjunginya.
Sebuah kawasan yang tak membuat orang bosan mengunjunginya adalah Braga. Braga adalah nama sebuah jalan yang sangat berdekatan dengan gedung bersejarah, yaitu Gedung Merdeka, yang pada tahun 1955 digunakan sebagai tempat Konferensi Asia Afrika.
Nilai historis itu selalu terkenang sampai kini. Bahkan, saat ini, kawasan tersebut tetap banyak dikunjungi oleh wisatawan domestik, wisatawan nasional, bahkan wisatawan internasional.
Ramah Pejalan Kaki
Siapa pun yang mengunjungi kawasan ini, akan terpesona sejauh mata memandang. Pengunjung akan dimanjakan dengan segala yang menarik dan indah. Tak mengherankan, setiap akhir pekan, banyak orang berjubel memadati kawasan tersebut, sejak pagi menjelang siang hingga malam hari.
Braga adalah kawasan yang ramah bagi pejalan kaki, terlebih bagi mereka yang berkantong tipis. Datang ke sini, cukup jalan-jalan saja, kendati banyak yang menawarkan beragam hal yang menggugah keinginan. Inilah yang memang menjadi daya tariknya.
Tentu saja, bagi mereka yang berkantong tebal, bisa lebih menikmati. Beragam kuliner tersedia di Braga, dari makanan sampai minuman. Banyak pilihan yang menggugah selera.
Berdasarkan sejarahnya, Braga adalah jalan kecil berlumpur zaman kolonial Belanda dengan nama awal “Karrenweg” atau “Pedatiweg” (jalan pedati). Jalan itu diewati para pengakut kopi. Saat itu, Braga dikenal pula sebagai “Jalan Culik” karena rawan kejahatan.
Pada abad ke-20, Braga berubah menjadi pusat gaya hidup mewah orang-orang Eropa dengan toko, kafe, dan bioskop. Sementara saat ini, Braga menjadi kawasan ikonis yang memadukan pesona sejarah Art Deco, dengan jalan yang indah dan kafe modern, yang menjadi destinasi wisata populer di Kota Kembang.
Daya tarik itu yang kemudian menjadikan banyak orang berbondong-bondong mendatangi kawasan Braga setiap akhir pekan. Terlebih kini, setiap akhir pekan, Braga menjadi kawasan bebas kendaraan bermotor. Menjadikan setiap orang yang berkunjung ke sana, begitu leluasa menikmatinya.
Suasana Braga menjadi ramai karenanya. Hiruk pikuk dan keramaian orang begitu terlihat nyata. Aktivitas di Braga, sejak pagi hingga malam, seolah tak pernah mati. Hal yang menandakan kawasan ini menyimpan daya tarik untuk dikunjungi.
Beragam Daya Tarik
Jalan Braga cocok pula untuk keluarga. Sekadar mengajak anggota keluarga berjalan-jalan di waktu senggang. Bercengkerama dan menikmati quality time bersama keluarga.

Di jalan Braga, kaum muda dan tua berbaur dalam keramaian. Lalu lalang orang menjadi pemandangan lazim. Terlebih, di kawasan ini tersedia banyak hal yang bisa memanjakan pengunjung, hingga ingin berlama-lama.
Tak lupa, pengunjung disuguhi alunan lagu yang ditampilkan para musisi jalanan, baik live dengan alat musik maupun dengan menggunakan minus one. Hal ini semakin menambah kemeriahan suasana. Bahkan jika musiknya enak didengar, pengunjung atau pejalan kaki turut bernyanyi, bahkan ikut berjoget. Para pelukis pun menjajakan lukisannya di trotoar, siapa tahu ada rezeki yang bisa dibawa pulang.
Belum lagi, bangunan-bangunan bersejarah tampak masih berdiri kokoh. Gedung-gedung itu ada yang digunakan sebagai toko, resto, tempat pameran, atau sekedar menjadi tempat nongkrong.
Bahkan, di sana tersedia photo booth bagi mereka yang ingin mengabadikan kebersamaannya di tempat ini. Tentu, semakin lengkap dengan keberadaan jasa fotografi dengan tarif Rp 5000,- per sekali jepret. Walaupun mereka sudah membawa handphone, namun jasa fotrogafi ini tetap diminati.
Ragam Kuliner
Kini, di sekitaran Braga terdapat banyak hotel yang menjadikan wisatawan serasa dimanjakan, karena bisa dengan mudah menjangkau Jalan Braga yang sudah dikenal luas hingga mancanegara. Tak mengherankan, Jalan Braga menjadi kawasan wajib dikunjungi saat wisatawan berkunjung ke Kota Bandung.
Di Jalan Braga pun, tersedia kafe-kafe dan pujasera. Makanan dan minuman tersedia beragam. Sehingga Jalan Braga juga menjadi destinasi wisata kuliner. Pengunjung memilih kuliner, makanan dan minuman, yang menggoda.
Karenanya, jalan-jalan di Braga boleh dibilang merupakan jalan-jalan yang sempurna. Pengunjung tak sekadar menikmati pemandangan yang sedap dipandang mata, namun lebih dari itu, Braga menawarkan banyak daya tarik, termasuk ragam kulinernya yang komplet.
Bagi warga Bandung, jalan-jalan ke Braga boleh jadi merupakan hal biasa, tetapi bagi pengunjung dari luar kota atau wisatawan mancanegara, mengunjungi Jalan Braga adalah kenangan terindah yang bisa jadi sulit dilupakan.
Mengunjungi Jalan Braga adalah aktivitas refreshing yang membuat otak menjadi fresh setelah bergelut dengan aktivitas yang padat. Bila ada kesempatan atau sedang berada di Kota Bandung, jangan lewatkan jalan-jalan di kawasan Braga di akhir pekan. Dan rasakan segala sensasinya.













