apijiwaid – Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Semarang dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat. Hal itu ditegaskan Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha, di sela penyerahan secara simbolis perolehan Bulan Dana PMI tahun 2025 kepada Ketua PMI Kabupaten Semarang Djarot Supriyoto di Aula Griya Yodesia, Kecamatan Bergas, pada Jumat (30/01/2026) siang.
Diakui atau tidak, pemotongan dana transfer oleh Pemerintah Pusat mempengaruhi kemampuan daerah untuk memberikan bantuan sosial kepada warga. Harapannya, PMI dapat mengalokasikan lebih banyak dana lagi untuk memperkuat anggaran sosial bagi warga.
“Bulan Dana PMI tahun 2025 berhasil menghimpun dana masyarakat sebesar Rp 1,3 Miliar,” ujar Ngesti Nugraha.
Sementara itu, Ketua PMI Kab Semarang Djarot Supriyoto menjelaskan, perolehan mengalami penurunan sekitar satu persen dibandingkan tahun 2024 lalu. Penurunan itu ditengarai banyaknya kejadian bencana alam di tanah air selama tahun 2025.
“Dimungkinkan, sudah banyak masyarakat maupun instansi telah menyumbangkan dananya kepada korban bencana alam secara langsung,” ujarnya.
Ditegaskan lagi, perolehan tersebut dinilainya masih cukup besar di atas Rp 1 miliar. Untuk itu, PMI tetap memberi penghargaan yang tinggi atas partisipasi masyarakat itu.
Bersamaan kegiatan ini, diberikan penghargaan kepada lembaga/instansi yang memberikan kontribusi besar dan cepat selama pelaksanaan Bulan Dana PMI.
“Instansi tersebut antar lain Dispermasdes, Kecamatan Bringin, Kecamatan Getasan, Puskesmas Tengaran, dan PT USG,” tandasnya.













