apijiwa.id – Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha, didampingi sang istri mengikuti kegiatan napak tilas sejarah pemerintahan daerah di Dusun Karangkepoh, Desa Pager, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang, pada Senin (09/02/2026) malam.
Kegiatan berlokasi di kediaman mantan Kepala Desa Pager, Singa Wiredja, yang memiliki nilai sejarah tinggi karena sempat berfungsi sebagai Kantor Bupati Semarang era Soemardjito selama masa Agresi Militer Belanda II (1947-1950). Bangunan bersejarah tersebut terakhir kali dihuni oleh almarhum Sri Martono bersama istrinya, Sri Rujuk Kuncorowati.
Prosesi puncak napak tilas diwarnai dengan penyerahan tumpeng oleh Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha, kepada Sri Rujuk Kuncorowati yang kini berusia 84 tahun. Momen khidmat ini turut disaksikan Wakil Bupati Hj. Nur Arifah, Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, jajaran Forkompimda, Ketua TP PKK Hj. Peni Ngesti Nugraha, serta Sekda Valeanto Sukendro
“Harapannya, kegiatan napak tilas ini dapat menyatukan semangat untuk membangun Kabupaten Semarang yang ayem tentrem gemah ripah loh jinawi,” ujar H. Ngesti Nugraha.
Sementara itu, Ketua Tim Ahli Cagar Budaya Kabupaten Semarang, Tri Subekso menyampaikan, pihaknya berharap ada agenda lanjutan dengan memberdayakan Rumah Pager menjadi wahana edukasi sejarah.
“Rumah ini telah ditetapkan sebagai bangunan Cagar Budaya sejak tahun 2024 lalu.Harapannya, dapat menjadi wahana edukasi sejarah bagi generasi muda,” pungkas Tri Subekso.












