apijiwa.id — Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Semarang dijadwalkan berlangsung pada 14 Desember 2026. Tahapan pendaftaran sendiri telah dibuka pada 5–15 Oktober 2026 dan dilaksanakan di 140 desa yang tersebar di 19 kecamatan.
Memasuki hari kelima pendaftaran, Jumat (09/10/2026), Aiptu Amin Sutadi (51) resmi menyerahkan berkas pendaftaran sebagai Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) Sraten periode 2027–2035. Warga RT 02 RW 03, Desa Sraten, Kecamatan Tuntang, yang aktif bertugas sebagai Panit Opsnal Unit Reskrim Polsek Sidomukti, Polres Salatiga, ini memantapkan diri untuk maju dalam bursa Pilkades.
“Pencalonan ini bukan sekadar ikut-ikutan, melainkan didasari tekad tulus untuk mengabdi kepada masyarakat di kampung halaman,” ujar Amin usai menyerahkan berkas di Kantor Desa Sraten, Jumat (09/10/2026).
Langkahnya diperkuat oleh dorongan keluarga besar serta sebagian besar warga Sraten. Selain itu, sang kakak, Rochmad, SH, yang telah menjabat sebagai Kades Sraten selama tiga periode, kini tidak bisa mencalonkan diri kembali.
“Jujur, awal-awalnya saya tidak berencana mencalonkan diri karena fokus pada tugas kepolisian. Namun, dorongan dan permintaan dari masyarakat membuat saya mantap melangkah,” lanjutnya.
Mengenai statusnya sebagai anggota Polri aktif, Amin telah berkonsultasi dengan internal kepolisian. Sesuai aturan yang berlaku, ia menjalankan prosedur cuti selama proses pencalonan.
Usung Misi Pertahankan Predikat Desa Anti Korupsi
Jika terpilih, Amin berkomitmen mempertahankan predikat Desa Anti Korupsi yang selama ini telah diraih Sraten. “Mempertahankan predikat ini memang tidak mudah, tetapi saya optimistis hal itu bisa terwujud melalui kepemimpinan yang bersih, transparan, dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Selain tata kelola pemerintahan, Amin menaruh perhatian pada kesejahteraan tenaga pendidik keagamaan, seperti guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), yang saat ini insentifnya dinilai masih sangat terbatas. Salah satu gagasan yang disiapkannya adalah menghimpun kepedulian masyarakat melalui program kotak amal partisipatif di tempat-tempat usaha wilayah Sraten.
“Masyarakat butuh kehadiran dan pelayanan yang baik dari pemimpinnya. Saya ingin hadir mendampingi warga, baik dalam pemenuhan hak maupun penyelesaian persoalan yang mereka hadapi,” tambah Amin.
Ketua Panitia Pilkades Sraten, Khudori, mengonfirmasi bahwa hingga saat ini baru satu pendaftar yang mengembalikan berkas secara lengkap.
“Sebelumnya ada dua warga yang berkonsultasi mengenai persyaratan. Namun, baru Pak Amin Sutadi yang resmi mendaftar dan menyerahkan berkas lengkap. Verifikasi awal menunjukkan seluruh dokumen sudah sesuai aturan. Pendaftaran masih dibuka hingga 15 Oktober 2026,” jelas Khudori.
Sementara itu, Ketua BPD Sraten, Muh Taufik, S.Sos., M.M., berharap seluruh rangkaian Pilkades berjalan aman dan kondusif.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga suasana tetap damai, tenang, serta menggunakan hak pilih dengan bijak,” pungkas mantan Camat Bandungan tersebut.















