apijiwa.id – Warga Desa Karangtengah, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang digegerkan oleh insiden seorang anak yang tercebur ke dalam sumur tua pada Sabtu (17/10/2026) sekitar pukul 10.40 WIB. Sumur tersebut berada di kediaman Nuzul Kurniawan, Dusun Baran RT 04 RW 05.
Peristiwa bermula saat korban, Akleema Zoya Banafsha (6), sedang bermain di sekitar sumur tua bersama temannya, Kirana. Sumur kering yang sudah lama tak terpakai tersebut sebenarnya telah ditutup papan kayu. Namun, kayu penutup tersebut diduga sudah lapuk.
Saat melintas di atasnya, Akleema tak sengaja menginjak bagian penutup yang lapuk hingga akhirnya terperosok dan jatuh ke dasar sumur.
“Sumur itu atasnya sudah diberi penutup kayu dan kondisinya kering karena sudah lama tidak dipakai. Diduga kayunya lapuk, jadi saat melintas, korban menginjaknya dan langsung tercebur,” terang dua warga setempat, Mas Tok (50) dan Mujari (55).
Melihat temannya jatuh, Kirana yang panik segera berlari meminta bantuan warga sekitar. Warga yang mendengar laporan tersebut langsung berbondong-bondong menuju lokasi kejadian.
Guna menyelamatkan korban, seorang warga memberanikan diri turun ke dalam sumur. Sementara itu, warga lainnya menghubungi Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Bringin. Proses evakuasi berlanjut secara gotong royong setelah tim gabungan dari Damkar Pos Ambarawa, Getasan, Kota Salatiga, BPBD Kabupaten Semarang, serta PMI Salatiga tiba di lokasi.
Saat dikonfirmasi, Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, membenarkan kejadian tersebut.
“Diduga penutup kayu sumur tua itu sudah lapuk dan tidak kuat menahan beban. Untuk mengevakuasi korban, salah seorang warga masuk ke dasar sumur, lalu dibantu tim gabungan Damkar, BPBD, dan PMI. Korban akhirnya berhasil diangkat dan langsung dilarikan ke rumah sakit di Salatiga,” jelas Anang.












