apijiwa.id – SMP BPPI Bojong menyelenggarakan kegiatan Pesantren Kilat yang berlangsung selama tiga hari, Rabu hingga Jumat (4–6/3/2026). Bertempat di Jalan Kapur Bojong Mekar, RT 04 RW 05, Kelurahan Cibuntu, Kota Bandung, kegiatan ini diinisiasi oleh para pengajar SMP BPPI Bojong di bawah naungan Yayasan Kartijah Firdaus.
Mengusung tema “Membangun Adab Pelajar Muslim yang Beriman dan Berakhlak Mulia”, kegiatan ini diikuti oleh 75 peserta. Peserta terdiri dari siswa-siswi SMP BPPI Bojong, siswa SMP se-Kota Bandung, hingga pelajar kelas 5-6 SD dan anak-anak dari lingkungan sekitar. Selama kegiatan, seluruh peserta pun diwajibkan menginap di lokasi selama kegiatan berlangsung untuk pendalaman materi yang lebih intensif.
Para peserta mendapatkan bimbingan langsung dari pemateri yang berkompeten, di antaranya: Ustaz Biri Rachman, Ustaz Moh. Hasbi Ash-Shidiq, dan Ustazah Ghinan Rinda. “Kami ingin memberikan materi terbaik kepada seluruh peserta agar mereka mendapatkan ilmu yang bermanfaat bagi kehidupannya,” ujar Abdul Kholiq Bilkhoer, Divisi Acara kegiatan tersebut.
Abdul Kholiq menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah membentuk pribadi dengan akhlakul karimah, meningkatkan pemahaman doa harian, mempererat ukhuwah islamiyah, serta mengisi bulan Ramadan dengan berbagai kegiatan positif.

Materi yang disampaikan mencakup: makna ayat shaum dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari; urgensi adab dalam kehidupan; kreasi Ramadan, refleksi, dan muhasabah; kuliah Subuh serta halaqah tahfiz Qur’an dan Hadis.
“Semua materi disesuaikan dengan usia peserta. Intinya, meski waktunya singkat, kami ingin memastikan prinsip-prinsip keislaman tersampaikan dengan baik kepada mereka,” tambah Abdul.
Selain wawasan keagamaan, peserta yang mengikuti pesantren kilat ini akan mendapatkan sertifikat (syahadah), teman baru, serta penghargaan bagi peserta terbaik. Menurut Abdul Kholiq, pengalaman ini memiliki nilai tersendiri yang tidak akan didapatkan peserta jika tidak mengikuti rangkaian kegiatan ini hingga selesai.
Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap bulan Ramadan. Menurut Abdul Kholiq, pendanaan kegiatan sepenuhnya didukung oleh para donatur dan munfiqin di bawah naungan Yayasan Kartijah Firdaus.
Target utama dari pesantren kilat tiga hari ini adalah membentuk pribadi siswa yang beradab dan ber- akhlakul karimah, mempererat ukhuwah, serta menumbuhkan kesadaran siswa sebagai generasi penerus agama dan bangsa.
Menyinggung keunggulan acara, peserta mendapatkan materi berbobot dari pemateri profesional, serta fasilitas ifthar (buka puasa) dan sahur secara gratis tanpa dipungut biaya pendaftaran. “Banyak kegiatan pesantren kilat di tempat lain, namun kami ingin memberikan nilai tambah yang menarik bagi para peserta,” ujarnya.
Sebagai penutup, Abdul Kholiq berpesan kepada seluruh peserta agar memaksimalkan kesempatan ini. “Rauplah ilmu dan perbanyaklah teman-teman saleh, sebab persahabatan tersebut bisa menjadi syafaat di hari akhir kelak. Yang terpenting, luruskan niat semata-mata karena Allah Swt,” pungkasnya.












