apijiwa.id — Masyarakat diimbau untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di musim kemarau saat ini. Cuaca panas terik yang terjadi sepanjang hari menjadi salah satu pemicu utama meningkatnya risiko kebakaran.
Imbauan tersebut bukan tanpa alasan. Dalam dua hari terakhir, Sabtu–Minggu (01–02/08/2026), kebakaran hebat melanda dua lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Semarang.
Pabrik Triplek Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp1 Miliar
Peristiwa pertama terjadi pada Minggu (02/08/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Kebakaran hebat meluluhlantakkan pabrik triplek milik UD. Sinar Jaya di Jalan Raya Salatiga–Solo, tepatnya di daerah Tegalrejo, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian, kebakaran diduga dipicu oleh ledakan hebat dari mesin pres pabrik.
“Suara ledakannya sangat keras hingga warga sekitar kaget dan bingung. Saat warga mendatangi pabrik untuk mencari asal suara, ledakan diketahui berasal dari ruang mesin pres. Api kemudian menyambar drum oli di dekatnya dan tumpukan triplek, lalu dengan cepat membesar hingga membakar sebagian besar bangunan,” ujar M. Bagiyo (46) dan Muh Sodikin (42), warga yang tinggal tak jauh dari lokasi.
Proses pemadaman melibatkan tim gabungan dari Pos Damkar Getasan, Ambarawa, Ungaran, Pos Terpadu Bawen, dan Pos Bringin, serta dibantu petugas Damkar Kota Salatiga, Boyolali, dan BPBD Kabupaten Semarang.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya menerima laporan pertama kali dari warga bernama Munjari sekitar pukul 01.00 WIB dan langsung menerjunkan personil ke lokasi.
“Akibat kebakaran ini, UD Sinar Jaya diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp1 miliar. Api berhasil dipadamkan total setelah proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih 7 jam,” ungkap Anang, Minggu (02/08/2026).
Lahan Kosong 10 Hektare Terbakar di Pringapus
Sehari sebelumnya, Sabtu (01/08/2026) sekitar pukul 18.20 WIB, kebakaran juga terjadi di Dusun Dawung Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang. Api melalap lahan kosong bersemak belukar seluas kurang lebih 10 hektare.
Anang menyebutkan, peristiwa tersebut diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah yang apinya merambat tak terkendali.
“Pemadaman berhasil dilakukan berkat kerja sama petugas Damkar Pos Bergas, Ungaran, dan Bawen, dibantu personil Proyek Jragung, BPBD, serta jajaran Polsek dan Koramil Bergas,” pungkas Anang.












