apijiwa.id – Siswa SMK Mutiara Bandung menorehkan prestasi dalam Kejuaraan Pencak Silat Piala Dansesko TNI tahun 2026 yang digelar Selasa-Rabu (13-14/1/2026). Kepala SMK Mutiara Bandung, Ninik Suryani menyatakan, sekolah mengirim 5 siswa dalam kejuaraan tersebut dan kelimanya berhasil meraih juara.
“Kelima siswa yang menjadi juara memang dikenal aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pencak silat Tadjimalela yang diselenggarakan sekolah,” jelas Ninik Suryani.
Kelimanya adalah Rizky Rian Ardiansyah meraih Juara 1 Tanding Putra Pemula, Dannisa Putri Maliekha meraih Juara 1 Seni Tunggal Senjata Puteri Pemula, Muhammad Husniy Fadhillah meraih Juara 2 Tanding Putera Prestasi, Muhammad Sidiq Yusmada meraih Juara 2 Tanding Putera Pemula, dan Rifqi Naufal Kurnia meraih Juara 3 Tanding Putera Pemula.
Sebagai kepala sekolah, Ninik Suryani merasa bangga dengan pencapaian anak didiknya itu. Ia pun menjelaskan, ekskul pencak silat Tadjimalela sejak dulu memang sering menorehkan prestasi. Di sekolahnya, para siswa diwajibkan mengikuti ekskul, kendati tidak ada hukuman bagi yang tidak ikut.

“Diadakannya ekstrakurikuler bertujuan mengoptimalkan waktu luang siswa ketimbang digunakan untuk sesuatu yang tidak berarti,” tandasnya.
Kegiatan ekskul di SMK Mutiara Bandung ada banyak pilihan, seperti tari, Paskibra, FURI (Forum Ukhuwah Remaja Islam), pencak silat, dan taekwondo. “Ekskul yang banyak memberikan prestasi adalah Paskibra, pencak silat dan taekwondo,” tandasnya, bangga.
Wanita berjilbab ini menyatakan, sejauh ini apresiasi yang diberikan sekolah baru sebatas pemberian sertifikat dan belum berbentuk finansial. Namun begitu, menurutnya, kegiatan ekstrakurikuler ditujukan sebagai upaya pengembangan diri dan pembentukan karakter siswa selain bidang akademik.
Karena itu, Ninik berpesan agar para siswa seyogyanya mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang diselenggarakan sekolah sesuai dengan bakat dan minatnya. “Dampaknya memang tidak dirasakan saat ini, tetapi suatu saat nanti akan terasa sekali manfaatnya,” terangnya.
Sementara itu, pembina ekskul pencak silat Tadjimalela, Riki Rahman menyatakan pihaknya mengirimkan lima utusan ke kejuaraan yang digelar di Gedung Serasan Sesko TNI, Kota Bandung. Mereka seluruhnya lima orang meliputi pemula dari kelas X dan XI sebanyak 3 orang dan 2 orang lagi dari kelas XII yang sudah pernah mengikuti kejuaraan.
“Kami mempersiapkan secara baik dengan latihan yang intensif untuk kejuaraan itu. Latihannya di sekolah, juga di Sesko yang dilakukan tiap hari Minggu,” jelas Riki saat ditemui apijiwa.id di sekolah.
Mohammad Husniy Fadhillah, salah satu siswa yang berhasil meraih juara mengaku senang dengan apa yang telah dicapainya. Apalagi ia meraih juara kategori tarung, yang sebelumnya ia pernah meraih juara bidang seni pencak silat.
Dengan mampu meraih prestasi ini, Husniy berharap bisa membuka jalan baginya menjadi seorang TNI yang menjadi cita-citanya melalui jalur seleksi prestasi.
Senada dengan Husniy, Rizky Rian Ardiansyah juga mengaku senang berhasil meraih prestasi. Apalagi ini adalah pertama kalinya ia mengikuti kejuaraan. “Dengan mengikuti ekskul bela diri kita bisa meraih prestasi yang membanggakan, baik bagi diri sendiri, keluarga, dan juga sekolah,” ujar Rizky.












