apijiwa.id – Menikmati ayam goreng yang gurih maupun ikan gurame goreng yang renyah tentu selalu menggugah selera. Kini, sajian khas tersebut dapat dinikmati di Resto Sekarwangi, salah satu tempat kuliner baru yang turut menambah khazanah kuliner tradisional di Kota Bandung. Lokasinya yang strategis dan mudah dijangkau membuat para pencinta kuliner semakin dimanjakan dengan pilihan tempat makan yang nyaman dan berkarakter.
Menurut salah satu manajemen Resto Sekarwangi, Andi Lukman, nama “Sekarwangi” memiliki makna tersendiri. “Sekar berarti bunga, sedangkan wangi berarti harum. Sekarwangi adalah tempat di mana rasa, suasana, dan keramahan berpadu menjadi keharuman yang dikenang,” tuturnya.
Bagi Andi, Sekarwangi tidak hanya ingin menyajikan makanan yang lezat, tetapi juga menghadirkan pengalaman bersantap yang meninggalkan kesan baik bagi setiap pelanggan.
Beragam menu tradisional tersedia di resto ini, mulai dari gurame, bebek, ayam pejantan, perkedel, hingga aneka tumisan. Sajian tersebut semakin lengkap dengan empat varian sambal andalan, yakni sambal gurame, sambal korek, sambal hijau, dan sambal bawang.
“Mereka yang menikmati sajian kami diharapkan merasa nikmat dan puas,” ujar Andi.
Ide mendirikan Resto Sekarwangi bermula dari sebuah acara silaturahmi bersama teman-teman pesantren. Dalam pertemuan tersebut, ada salah seorang senior yang telah memiliki pengalaman di bidang kuliner. Dari obrolan sederhana itulah muncul gagasan untuk membangun usaha bersama, yang kemudian diwujudkan melalui Resto Sekarwangi.
Menurut Andi, usaha tersebut sejak awal dibangun dengan semangat kebersamaan dan harapan memperoleh rezeki yang berkah serta berlimpah.
Resto Sekarwangi berlokasi di Jalan Terusan Pasirkoja No. 4, Kota Bandung, Jawa Barat. Menariknya, resto ini beroperasi selama 24 jam sehingga dapat menjadi pilihan bagi pelanggan yang ingin menikmati kuliner tradisional kapan saja.

“Kami tumbuh dan besar di kampung. Karena itu, menu-menu yang kami pilih merupakan makanan yang dekat dengan keseharian kami sejak kecil,” tambah Andi.
Sekarwangi mulai beroperasi pada Juli 2026. Andi bersama lima teman pesantrennya tergabung dalam “Masagi Manajemen”, sebuah kelompok yang menyatukan tekad untuk berjuang bersama membangun bisnis kuliner di Kota Bandung.
“Saat ini kami memang belum memiliki cabang lain,” ungkapnya.
Salah satu keunggulan Resto Sekarwangi terletak pada kenyamanan tempatnya. Konsep interior modern vintage menghadirkan suasana hangat dan santai, sementara pilihan menu andalan serta sambal khas menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Ketika ditanya mengenai respons pelanggan sejak resto tersebut dibuka, Andi mengaku bersyukur karena tanggapan yang diterima sejauh ini cukup positif.
“Alhamdulillah, sejauh ini respons pengunjung sangat baik, terutama terhadap sambal kami,” katanya.
Sambal memang menjadi salah satu primadona di Resto Sekarwangi. Cita rasanya yang khas membuatnya banyak disukai dan menjadi pelengkap yang semakin memperkuat karakter sajian tradisional yang dihadirkan.
Untuk memperkenalkan Sekarwangi kepada masyarakat yang lebih luas, pihak manajemen kini terus melakukan berbagai kegiatan promosi. Selain mengandalkan rekomendasi dari mulut ke mulut, mereka juga mengundang berbagai komunitas dan influencer untuk datang serta turut memperkenalkan resto tersebut.
“Doakan kami bisa terus tumbuh dan berkembang,” ujar Andi.
Memasuki tahun pertama, Sekarwangi belum memasang target yang terlalu muluk. Fokus utama mereka adalah mencapai titik balik modal, membangun hubungan baik dengan pelanggan, serta menciptakan basis pelanggan loyal. Dalam jangka panjang, manajemen berharap Sekarwangi dapat membuka cabang di berbagai lokasi sehingga semakin dikenal masyarakat luas.
Bagi masyarakat yang penasaran dengan cita rasa menu Sekarwangi, Andi mengajak untuk datang langsung dan menikmati beragam sajian yang tersedia. Selain menawarkan harga yang relatif terjangkau, Sekarwangi juga berupaya menjaga cita rasa agar tetap memuaskan pelanggan.
“Dengan harga yang terjangkau dan rasa yang insyaallah tidak mengecewakan, kami mengundang masyarakat untuk singgah dan menikmati sajian di Sekarwangi. Semoga semuanya dapat berjalan dengan baik,” pungkas Andi.











