apijiwa.id — Peristiwa tragis menimpa pemilik konter HP “Royal Phone” yang berlokasi di Pojoksari RT 05 RW 01, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Korban yang bernama Candra Waskito (25), warga Dusun Wirogomo Lor RT 04 RW 07, Desa Wirogomo, Kecamatan Banyubiru, sempat dilaporkan hilang sebelum akhirnya ditemukan tewas di wilayah Kabupaten Grobogan.
Kejadian berawal pada Kamis (06/08/2026) dini hari. Dua orang karyawan konter, yakni M. Danu (21) dan M. Fahmi (19), pulang dari Salatiga sekitar pukul 02.30 WIB. Ketika sampai di konter, mereka mencoba mengetuk pintu beberapa kali namun tidak mendapatkan respons dari dalam, sehingga keduanya memilih untuk pulang ke rumah masing-masing. Seorang warga sekitar sempat melihat tiga orang mendatangi konter tersebut pada dini hari, tanpa terdengar adanya suara keributan.
Kecurigaan semakin menguat ketika M. Danu kembali ke konter sekitar pukul 13.30–14.00 WIB dan mendapati pintu toko masih tertutup rapat. Merasa curiga karena ponsel Candra tidak dapat dihubungi, saksi mengintip melalui celah pintu dan melihat ruangan di dalam sudah acak-acakan. Karyawan bersama Ketua RT dan warga setempat akhirnya mendobrak pintu belakang untuk memastikan situasi, sebelum melaporkan kejadian ini ke Polsek Ambarawa.
Usai menerima laporan pada Kamis sore, personel Polsek Ambarawa, Satreskrim Polres Semarang, serta Tim Inafis yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Bodia T Lelana dan Kapolsek Ambarawa AKP Ririh Widiastuti langsung melakukan olah TKP dan memasang garis polisi.
Dari hasil pemeriksaan di lokasi, seluruh stok unit ponsel raib digondol pelaku. Selain itu, tiga unit kamera CCTV ditemukan dalam kondisi dicopot dan rusak. Mobil Honda Jazz hitam milik korban dengan nomor polisi AD 1398 YJ serta unit ponsel milik korban juga ikut membawa kabur pelaku. Kejadian ini menyedot perhatian ratusan warga hingga membuat arus lalu lintas di jalur Ambarawa – Banyubiru – Salatiga sempat melambat.
Pada hari yang sama, warga Desa Trisari, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, digegerkan oleh keberadaan mobil Honda Jazz hitam milik korban yang terparkir di depan sebuah gudang kosong sejak Kamis pagi.
Warga yang curiga karena mobil tak kunjung beranjak hingga sore hari mendekati kendaraan tersebut dan menemukan adanya bercak darah pada plat nomor. Saat bagasi dibuka, warga menemukan korban terbaring telungkup dalam kondisi meninggal dunia dengan kepala terbungkus dan luka parah akibat hantaman/senjata. Korban mengenakan kaos lengan panjang dan celana hitam.
Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Rizky Ari Budianto, mengonfirmasi bahwa mayat yang ditemukan di dalam bagasi mobil tersebut adalah Candra Waskito, pemilik toko seluler Royal Phone Ambarawa yang diduga menjadi korban perampokan.
Saat ini kasus penemuan mayat dan dugaan perampokan disertai kekerasan ini ditangani secara intensif oleh kepolisian. Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo menyampaikan bahwa pihak Polres Semarang terus mendalami motif kejadian, memeriksa para saksi, serta mengidentifikasi jenis senjata yang digunakan pelaku. Kepolisian mengimbau masyarakat yang memiliki informasi sekecil apa pun terkait peristiwa ini untuk segera melaporkannya demi membantu percepatan pengungkapan pelaku.














