Advertisement

apijiwa.id – SMA Pasundan 7 Kota Bandung menggelar Lomba Ketangkasan Pramuka Penggalang dan Lomba Mobile Legend 2026 se-Bandung Raya. Lomba digelar di sekolah setempat di Jalan Kebonjati 31, Kota Bandung, pada Sabtu (17/1/2026).

Ketua Pelaksana Kegiatan, Deri Adiyanto menyatakan, Lomba Ketangkasan Pramuka Penggalang diikuti 17 sekolah setingkat SMP yang melibatkan 46 regu dan setiap regu terdiri 16 orang. Sementara Lomba Mobile Legend diikuti 10 tim sebagai peserta yang masing-masing tim terdiri dari 5 pemain dan 1 cadangan dari 8 sekolah setingkat SMP.

Menurut Deri Adiyanto, dua lomba digelar dalam rangkaian SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) tahun ajaran 2026/2027. Peserta yang semuanya perwakilan dari sekolah setingkat SMP secara tidak langsung dikenalkan dengan kondisi sekolah. Dua lomba itu, menurut Deri, dipilih karena Pramuka kini sudah menjadi ko-kurikuler di sekolah.

“Jadi, yang dulunya itu hanya diikuti secara sukarela di sekolah, kini diwajibkan diikuti peserta didik. Kalau Lomba Mobile Legend karena tren yang kini menjamur di kalangan anak muda, walaupun ada sebagian sekolah yang awalnya menolak karena sifatnya game. Namun akhirnya mengirimkan juga timnya pada lomba yang baru pertama kali digelar di SMA Pasundan 7 ini,” imbuh pria yang menjabat Wakil Kepala Bidang Kesiswaan.

Suasana Lomba Mobil Legend se-Bandung Raya di SMA Pasundan 7 Kota Bandung. (Deffy Ruspiyandy).

Deri menjelaskan, juara Lomba Ketangkasan Pramuka Penggalang 2026 akan mendapatkan sertifikat dan piala untuk juara umum dan piala untuk juara masing-masing kategori. Sementara untuk Lomba Mobile Legend mendapatkan piala, sertifikat dan uang pembinaan dari sekolah.

“Kegiatan lomba menjadi ajang silaturrahmi semua SMP yang mengikuti lomba dan siapa tahu kelak mereka ada yang mendaftar ke sekolah ini,” harap Deri.

Lomba Ketangkasan Pramuka Penggalang  SMA Pasundan 7 Bandung ini nantinya akan menjadi ciri khas sekolahnya. Karena itu, lomba yang digelar nanti pialanya dari Ketua Yayasan Paguyuban Pasundan.

Untuk Lomba Ketangkasan Pramuka Penggalang  dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama menjawab soal yang diberikan panitia dengan jawaban secara umum maupun menggunakan SMS (Sandi-Morse-Semaphore).

Selanjutnya ada uji Kemampuan Indera Melihat, yaitu melihat benda di infokus, lalu menuliskan sebanyak mungkin benda yang dilihatnya dengan benar; serta juga Pioneering, yaitu menyusun tongkat tali yang membentuk tiang bendera secara cepat dan kuat. Sedangkan pada sesi dua, dilangsungkan lomba Semaphore Musik.

Sedangkan untuk Lomba Mobile Legend digelar secara turnamen. Babak kualifikasi dilaksanakan dalam tiga babak bagi tim yang saling bertemu dan diselenggarakan dalam lima babak bagi tim yang lolos ke final, serta dipilih pula supporter terbaik.

“SMA Pasundan 7 pernah melahirkan juara Mobile Legend bernama Luthfan yang banyak meraih juara. Kini menjadi tim STKIP Pasundan Kota Cimahi, sehingga nantinya diharapkan lahir player baru yang bisa membanggakan sekolah,” harapnya.

Setelah perlombaan usai, tim juri menetapkan para juara. Juara 1 Lomba Ketangkasan Pramuka Penggalang Putra diraih oleh SMP N 35 Kota Bandung, disusul Juara 2 SMP N 73 Bandung, dan Juara 3 MTs Arrohmah Kota Bandung.

Sementara juara 1 Penggalang Putri diraih oleh SMP N 50 Kota Bandung, Juara 2 MTs Arrohmah, dan Juara 3 SMPN 50 Kota Bandung.  Adapun Juara Umum diraih SMP N 50Kota Bandung.

Sedangkan Juara 1 Lomba Mobile Legend diraih oleh Tim A SMP N 32 Kota Bandung,  Juara 2 Tim SMP N 25 Kota Bandung, dan Juara 3 Tim B SMP N 32 Kota Bandung.

Penyerahan piala kepada para pemenang diadakan di penghujung kegiatan dengan dimeriahkan gelaran pentas seni. Panitia berharap, seluruh peserta yang mengikuti kompetisi memperoleh pengalaman yang bermanfaat dan melatih mental sportif dan kerja keras untuk mewujudkan apa yang dicita-citakannya.

Facebook Comments Box

Penulis: Deffy RuspiyandyEditor: Badiatul Muchlisin Asti

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.