Advertisement

apijiwa.id — Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pondok Pesantren (Koppontren) Annuqayah Tahun Buku 2025 kembali menjadi momentum penting dalam meneguhkan arah, kinerja, dan masa depan ekonomi koperasi pesantren. Acara digelar di Aula Asy-Syarqawi Universitas Annuqayah, Guluk-guluk, Sumenep, pada Sabtu, (31/1/2026).

Ketua Koppontren Annuqayah, KH. Moh. Naqib Hasan, dalam laporan pertanggungjawabannya menyampaikan kabar menggembirakan terkait kinerja unit-unit usaha koperasi. Dengan penuh rasa syukur, ia menegaskan bahwa seluruh lini unit usaha Koppontren Annuqayah mengalami kenaikan omzet dibandingkan tahun buku sebelumnya.

Alhamdulillah, semua unit usaha kita—baik UJKS, AMDK Suci, maupun Warung Assalam Prancak—mengalami peningkatan omzet. Ini menandakan adanya kepercayaan yang semakin baik dari anggota dan konsumen,” ungkap Kiai Naqib di hadapan forum RAT.

Menurutnya, kenaikan tersebut bukanlah sesuatu yang datang secara tiba-tiba, melainkan hasil dari proses panjang membangun kredibilitas, konsistensi layanan, serta komitmen menjaga amanah anggota. Dalam perspektif ekonomi koperasi, trust atau kepercayaan merupakan modal sosial yang tidak ternilai harganya.

“Tanpa kepercayaan yang meningkat, mustahil ada kebaikan dan kemajuan. Koperasi hidup dari kepercayaan anggotanya,” tegasnya.

Meski menunjukkan tren positif, Kiai Naqib tidak menutup mata terhadap fakta bahwa kenaikan laba dan omzet unit usaha masih relatif kecil. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh anggota untuk lebih aktif berpartisipasi dalam ekosistem usaha koperasi.

Kiai secara khusus mengimbau agar anggota Koppontren Annuqayah senantiasa memanfaatkan dan menggunakan jasa unit-unit usaha yang dimiliki koperasi, baik dalam aspek simpan pinjam, konsumsi air minum dalam kemasan, maupun kebutuhan harian melalui warung koperasi.

“Jika anggota sendiri belum sepenuhnya menggunakan layanan koperasi, maka pertumbuhan akan berjalan lambat. Koperasi akan kuat jika anggotanya loyal,” ujarnya.

Dalam bahasa ekonomi koperasi, partisipasi anggota merupakan roh koperasi. Tanpa transaksi anggota, koperasi hanya akan menjadi entitas formal tanpa denyut ekonomi yang kuat.

Pembangunan Pabrik Baru

Salah satu poin strategis yang menyita perhatian peserta RAT adalah pemaparan rencana pembangunan pabrik baru Koppontren Annuqayah. Proyek ini diproyeksikan menjadi tonggak penting dalam ekspansi usaha koperasi ke arah yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Kiai Naqib menjelaskan bahwa pabrik baru tersebut akan dibangun di wilayah utara Bangkal, Kota Sumenep, dengan penanggung jawab utama Kiai Ahmad Hasan Tsabit. Pabrik ini dirancang untuk menopang penguatan unit usaha, khususnya dalam skala produksi yang lebih besar dan profesional.

Adapun total biaya pembangunan pabrik tersebut diperkirakan lebih dari Rp 5 miliar, sebuah angka yang menunjukkan keseriusan Koppontren Annuqayah dalam melakukan lompatan bisnis yang terukur.

Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Daerah Lubangsa Utara Putri, Ny.Hj. Fadhillah Hunaini mendapatkan hadiah utama berupa sepeda motor. (Ahmad Muhli Junaidi)

Apresiasi Dewan Penasehat

Kiai Hazme Basyir, anggota Dewan Penasehat Koppontren Annuqayah, dalam kesempataan itu mengapresiasi kinerja pengurus. Dalam pandangannya, kepemimpinan Kiai Naqib selama tiga tahun terakhir telah membawa perubahan signifikan, khususnya dalam aspek kepercayaan konsumen dan anggota.

“Dalam tiga tahun kepemimpinan Kiai Naqib, Koppontren Annuqayah menunjukkan peningkatan kepercayaan yang nyata dari masyarakat dan konsumen,” ujarnya.

Menurut Kiai Hazme, kepercayaan tersebut merupakan fondasi penting bagi koperasi pesantren yang tidak hanya berorientasi pada laba, tetapi juga pada nilai, etika, dan kebermanfaatan sosial.

Dalam sesi tanggapan anggota, muncul satu benang merah harapan bersama, yakni agar Koppontren Annuqayah terus dikelola secara profesional, akuntabel, dan transparan. Anggota berharap, pengelolaan aset koperasi semakin tertib administrasi, terbuka dalam pelaporan, serta adaptif terhadap tantangan ekonomi modern.

Harapan ini mencerminkan meningkatnya literasi ekonomi anggota koperasi, sekaligus tuntutan zaman yang menempatkan good cooperative governance sebagai prasyarat mutlak bagi keberlanjutan lembaga ekonomi.

Undian Hadiah dan Kebersamaan

Rangkaian acara RAT ditutup dengan suasana penuh kegembiraan melalui pengundian hadiah bagi anggota. Puluhan hadiah hiburan dibagikan kepada anggota yang beruntung, menambah semarak suasana kebersamaan.

Adapun hadiah utama berupa satu unit sepeda motor Honda Beat berhasil diraih oleh Ny. Hj. Fadhilah Hunaini, pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Daerah Lubangsa Utara Putri.

Momen tersebut disambut dengan tepuk tangan meriah dari peserta RAT, sekaligus menjadi simbol bahwa RAT bukan sekadar forum pertanggungjawaban ekonomi, tetapi juga ruang mempererat ukhuwah antaranggota.

Facebook Comments Box

Penulis: Ahmad Muhli JunaidiEditor: Badiatul Muchlisin Asti

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.