Advertisement

apijiwa.id – Majelis Taklim Muslimat DKM Al-Hasan sukses menggelar kegiatan bakti sosial khitanan massal pada Sabtu (4/7/2026). Acara yang berlangsung di Masjid Al-Hasan, Jl. Merkuri No. 1, Kelurahan Manjahlega, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung ini diikuti oleh 15 anak dari berbagai wilayah di Kota Bandung dengan didampingi orang tua atau wali mereka.

Acara yang berlangsung dari pagi hingga siang hari ini membawa kegembiraan bagi para peserta. Selain mendapatkan fasilitas khitan gratis, anak-anak tersebut juga membawa pulang bingkisan menarik serta uang deudeuhan (ceuceupan) dari panitia dan donatur. Menariknya, panitia yang didominasi oleh kaum perempuan ini juga menyediakan area mewarnai bagi anak-anak yang sedang menunggu giliran.

Ketua Panitia Khitanan Massal, Hanhan Dewi Rihensih, menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud kepedulian nyata yang didukung oleh para donatur, jajaran pengurus DKM Al-Hasan, LAZISMU, serta tim medis dari Rumah Sakit Muhammadiyah Kota Bandung.

“Terus terang, tanpa kerja sama yang baik, kegiatan seperti ini tidak akan mungkin terselenggara. Saya menghaturkan terima kasih kepada segenap ibu-ibu panitia yang telah mengorbankan waktunya. Semoga apa yang kita lakukan menjadi amal saleh,” ujarnya.

Hanhan berharap anak-anak yang telah dikhitan dapat tumbuh menjadi anak yang saleh. Ia mengingatkan bahwa khitan adalah sunnah yang menjadi pembuka pintu bagi anak untuk mendirikan salat dan memahami Islam secara utuh.

“Selamat kepada anak-anak yang dikhitan. Mohon maaf jika panitia belum bisa memberikan yang terbaik, namun semoga bingkisan yang ada bisa menjadi tanda cinta terindah untuk kalian,” tambahnya.

Apresiasi tinggi juga datang dari Ketua DKM Al-Hasan, Tarsa Ahmad Fauzia. Ia sangat menyambut baik inisiatif dari Majelis Taklim Muslimat tersebut.

“Insya Allah, ini akan menjadi program tahunan. Semoga pada tahun-tahun mendatang pelaksanaannya bisa lebih baik lagi dan jumlah pesertanya semakin bertambah dari seluruh pelosok Kota Bandung dan sekitarnya,” harap Tarsa.

Ia juga memuji kerja keras panitia yang berhasil menjaring peserta hingga ke wilayah yang cukup jauh. Menurutnya, hal ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi sekaligus menjadi kado liburan yang indah bagi anak-anak.

Sementara itu, perwakilan dari RS Muhammadiyah Kota Bandung, dr. Dadan, memberikan edukasi kepada para orang tua agar selalu menjaga kebersihan area khitan anak agar proses penyembuhan bisa berlangsung cepat. “Intinya, proses khitan akan dilakukan dengan standar medis yang baik. Semoga anak-anak kita selalu sehat dan menjadi anak yang saleh,” tuturnya.

Kebahagiaan terpancar dari para orang tua peserta. Gilang, salah satu orang tua yang bekerja serabutan di Tangerang, mengaku sangat terharu dan merasa terbantu dengan adanya kegiatan yang diadakan di momen libur sekolah ini.

“Terus terang saya haru. Ini kejutan yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Tiba-tiba neneknya mengabari kalau cucunya bisa ikut khitanan massal di sini. Ini sangat membantu saya,” ungkap Gilang.

Senada dengan Gilang, orang tua lainnya, Rijal, juga mengungkapkan rasa syukurnya. “Ini kesempatan bagus yang harus dimanfaatkan karena sangat meringankan beban kami. Terima kasih panitia, semoga Allah membalas segala kebaikannya,” ucap Rijal.

Kegiatan khitanan massal rutin ini rencananya akan kembali digelar pada liburan kenaikan kelas tahun depan. Semangat panitia ini sejalan dengan pesan mulia dalam Surah Al-Insyirah bahwa jika telah selesai melakukan suatu urusan, maka tetaplah bekerja keras untuk urusan yang lain.

Facebook Comments Box

Penulis: Deffy RuspiyandyEditor: Badiatul Muchlisin Asti

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.