apijiwa.id – Inspirasi bisnis seringkali muncul dari aktivitas sederhana di rumah, seperti saat memenuhi kebutuhan harian anak. Hal inilah yang mendasari berdirinya An’amta Homemade pada 2017. Silviani Yunistia, sang pemilik, awalnya hanya gemar memasak bekal dan camilan sehat demi memastikan keluarga mengonsumsi makanan yang halal, bersih, dan aman.
“Biar keluarga bisa tetap jajan tapi bisa dipastikan bahan makanan yg dibuat halal, terjamin kebersihan juga komposisinya aman,” ujar Silviani Yunistia.
Tanpa niat awal untuk berjualan, Silviani sering membagikan hasil masakannya di status WhatsApp, yang ternyata justru memicu minat beli dari orang sekitar. Berkat dukungan suami, ia mulai memberanikan diri membuka sistem Pre-Order (PO) di tengah kesibukannya mengurus rumah tangga. Kini, usaha pengagum KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) tersebut telah berkembang hingga mampu menyediakan stok produk tanpa harus melalui sistem pesanan di awal.
Target utama usaha ini adalah ibu rumah tangga yang sibuk sehingga kesulitan menyiapkan bekal atau mencari camilan di luar. Solusi yang ditawarkan adalah produk frozen food yang praktis dan tahan lama, sehingga pelanggan cukup memasaknya tanpa perlu repot menyiapkan bahan dari awal.
Nama “An’amta” sendiri diambil dari penggalan surah Al-Fatihah yang berarti “Nikmat-Mu”, dengan harapan agar setiap konsumen senantiasa bersyukur atas kenikmatan makanan yang diberikan Allah.

Istri dari Tedhi Setiadhi ini menjelaskan bahwa distribusi produknya kini telah menjangkau wilayah Bandung Raya melalui kurir instan dan ojek online seperti GoFood dan ShopeeFood. Sementara itu, untuk konsumen luar kota seperti Jakarta, Bogor, hingga Kalimantan, pengiriman dilakukan melalui jasa ekspedisi. Dengan jangkauan pasar yang luas, produk An’amta Homemade dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau, yakni mulai dari Rp8.000 hingga Rp40.000.
“Konsumennya di dalam dan di luar kota, di antaaranya Jakarta, Pelabuhan Ratu (Sukabumi), Bogor, Bekasi, Ciamis, Banten, Tangerang, Madiun, Mojokerto, Kalimantan, dan daerah lainnya,” ujarnya.
Menu yang diproduksi sangat bervariasi untuk memanjakan lidah pelanggan. Bagi penggemar rasa gurih, tersedia pilihan dimsum seperti Dikkumy, Dimsum Mentai Santuy, dan Dimsum Keju Lumer yang menonjolkan tekstur saus creamy. Ada juga Cikkumy bagi penikmat cireng ayam suwir. Jika ingin makanan yang lebih berat, Mie Gehel Raos Pisan hadir dengan bumbu rahasia yang kaya topping.
Tak ketinggalan, tersedia aneka sambal nikmat dengan varian unik seperti tongkol jengki hingga bawang kecombrang. Sebagai pelengkap, pelanggan bisa menikmati kesegaran Es Seger Kuwut Bali, Lemon Tea murni, atau Es Buah Kulkul aneka buah bersalut cokelat yang ekonomis dengan harga Rp10.000 untuk tiga tusuk.
Saat ini, seluruh proses operasional masih dikelola secara mandiri, namun ada rencana untuk merekrut karyawan bagian produksi. Bagi pelanggan yang ingin memesan, layanan tersedia melalui WhatsApp 0821 2608 3738, GoFood, ShopeeFood, atau bisa langsung mengunjungi lokasi di Komplek Pondok Hijau Indah, Villa Bening Hati, Jalan Pinus Rata Barat Blok F No. 12, Bandung.
Ibu dari enam anak ini mengungkapkan bahwa keunggulan utama produknya terletak pada kualitas olahan dapur sendiri. Meskipun sempat vakum dan kini sedang merintis kembali, ia tetap konsisten menyisihkan sebagian keuntungan untuk sedekah melalui kegiatan santri karya Daarut Tauhiid.
“Terus terang usaha sempat berhenti dan saat ini baru memulai kembali. Adapun untuk sedekah disampaikan guna mendukung kegiatan santri karya Daarut Tauhiild,” ungkap ibu 6 orang anak ini.
Pemilik An’amta Homemade menargetkan tahun 2026 sebagai momentum untuk membuka gerai sendiri dan memberdayakan tenaga kerja lokal. Sebagai langkah nyata, ia tengah menuntaskan proses legalitas seperti PIRT dan sertifikasi halal agar produknya bisa segera dipasarkan di super mini market Daarut Tauhiid.
“Saat ini saya sedang mengusahakan PIRT dan sertifikasi halal sekaligus melengkapi persyaratan produk masuk super mini market Daarut Tauhid. Saya berharap produk ini menjadi produk berkualitas dan bermanfaat bagi konsumen,” pungkas wanita penggemar nasi kebuli ini.












